STMIK Bina Insani A.2017

Sabtu, 02 Februari 2019

Pertemuan 1


Sejarah Ilmu Statistika

Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium (“dewan negara”) dan bahasa Italia statista (“negarawan” atau “politikus”).
Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai “ilmu tentang negara (state)”. Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi “ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data”.
Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.
Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson(metode regresi linear),
Dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika.
Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika.


Pengertian Statistika
Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Definisi statistika dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah ilmu tentang cara mengumpulkan, menabulasi, menggolong-golongkan, menganalisis, dan mencari kete-rangan yang berarti dari data yang berupa angka.

Fungsi dan Peranan Statistika
Statistika memiliki fungsi dan peranan yang bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Berikut beberapa fungsi dan peranan statistika:
  • Statistik menggambarkan data dalam bentuk tertentu
  • Statistik dapat menyederhanakan data yang kompleks menjadi data yang mudah dimengerti
  • Statistik merupakan teknik untuk membuat perbandingan
  • Statistik dapat memperluas pengalaman individu
  • Statistik dapat mengukur besaran dari suatu gejala
  • Statistik dapat menentukan hubungan sebab akibat







Macam-Macam Statistik

     1 .tatistik Deskriptif. 
          Pengertian statistika deskriptif adalah teknik statistik yang memberikan informasi hanya                      mengenai data yang dimiliki. Analisis statistik deskriptif tidak bermaksud untuk menguji                    hipotesis. Statistik deskriptif dipergunakan untuk menyajikan dan menganalisis 
          data agar lebih bermakna dan komunikatif.

2.      Statistik Inferensial

Pengertian statistika inferensial adalah statistik yang berkaitan dengan analisis data (sampel) untuk kemudian dilakukan penyimpulan yang digeneralisasikan kepada seluruh subyek tempat data diambil (populasi). Statistika inferensial harus berdasar pada statistika deskriptif, sehingga kedua-duanya harus ditempuh secara benar agar didapatkan kegunaan maksimal dari statistika ini.

Tahap-tahap dalam statistik adalah:

1.Mengidentifikasikan persoalan.

2.Pengumpulan fakta-fakta yang ada.

3.Mengumpulkan data asli yang baru.

4.Klasifikasi data.

5.Penyajian data.

6.Analisa data.

Populasi,Sampel dan Data.

Populasi adalah seluruh elemen yang akan diteliti.

Sampel adalah elemen yang merupakan bagian dari populasi.

Data adalah fakta-fakta yang dapat dipercaya kebenarannya.


Jenis-jenis pengambilan sampel yaitu:

1.    Random sederhana (simple random sampling).

Adalah pengambilan sampel secara acak sehingga setiap anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi sampel,misalnya dengan cara undian.

2.      Random berstrata (Stratified Random Sampling)

Adalah pengambilan sampel yang populasinya dibagi-bagi menjadi beberapa bagian/stratum.Anggota-anggota dari stratum dipilih secara random,kemudian dijumlahkan,jumlah ini membentuk anggota sampel.

3.      Sistematis(Systematic Sampling).

Adalah pengambilan sampel berdasarkan urutan tertentu dari populasi yang telah disusun secara teratur dan diberi nomer urut.

4.      Luas/SampelKelompok(Clustersampling).

Adalah pengambilan sampel tidak langsung memilih anggota populasi untuk dijadikan sampel tetapi memilih kelompok terlebih dahulu. Yang termasuk sebagai sampel adalah anggota yang berada dalam kelompok terpilih tersebut.

Pembagian data dapat dibedakan menurut:

1. Sifatnya

·     Data kualitatif ialah data yang disajikan bukan dalam bentuk angka,misalnya agama,jenis kelamin,daerah,suku bangsa,pangkat pegawai,jabatan pegawai dan sebagainya

·     Data kuantitatif ialah data yang disajikan dalam bentuk angka.

Data initer bagi menjadi:

1) Data kontinu adalah data yang satuannya bisa dalam pecahan.

2) Data diskret adalah data yang satuannya selalu bulat dalam bilangan asli,tidak  berbentuk pecahan,

2. Waktunya

·   Datasilang(CrossSection) ialah data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang bisa menggambarkan keadaan/kegiatan pada waktu tersebut,misalnyajumlah warga DKI Jakarta menurut asal dan agama pada tahun1999.

·    Data Berkala (TimeSeries) ialah data yang dikumpulkan dari waktu kewaktu,misalnya data anga kematian dan kelahiran dari tahun ketahun diIndonesia yang cenderung membesar dan mengecil.

3.      Cara memperolehnya.

·   Data primer ialah data yang didapatkan langsung dari responden misalnya data pegawai negeri sipil di BAKN,data registrasi mahasiswa disuatu universitas dan sebagainya.
·  Data Sekunder ialah data yang diambil dari data primer yang telah diolah,untuk tujuan lain,misalnya data perkawinan antara umur10s/d20 tahun di Indonesia yang diambil dari departemen Agama untuk tujuan analisa pola perkawinan setiap suku bangsa diIndonesia.

4.      Sumbernya.

·  Data Internal ialah data yang menggambarkan dari keadaan didalam suatu organisasi,misalnya dari suatu universitas ialah data dosen,jumlah mahasiswa,data kelulusan dan sebagainya.
·  Data Eksternal ialah data yang dibutuhkan dari luar untuk kebutuhan suatu organisasi tersebut.


Syarat Data yang baik adalah

1.Benar/Obyektif.

2.Mewakili/Wajar (representative).

3.Dipercaya,artinya kesalahan bakunya kecil.

4.Tepat waktu(uptodate).

5.Relevan(data yang dikumpulkan ada hubungannya dengan permasalahannya).

Untuk analisa data penelitian,diperlukan macam-macam ukuran skala yaitu:

1. SkalaNominal(SkalaKlasifikasi).

Adalah skala yang hanya mempunyai ciri untuk membedakan skala ukur yang satu dengan skala ukur yang lain.

2. Skala Ordinal.

Adalah skala yang selain mempunyai ciri untuk membedakan juga mempunyai untuk mengurutkan pada rentangan tertentu.

3. Skala Interval.

Adalah skala yang selain mempunyai ciri untuk membedakan dan mengurutkan juga mempunyai ciri jarak yang sama.

4. Skala Rasio.

Adalah skala yang mempunyai 4 ciri yaitu membedakan,mengurutkan,mempunyai jarak yang sama dan mempunyai titik nol yang berarti sehingga dapat menghitung rasio atau perbandingan diantara nilai.

Referensi :

1. https://musthopz.wordpress.com/2013/09/25/sejarah-pengertian-dan-manfaat-dari-statistika/

2. https://www.zonareferensi.com/perbedaan-statistik-dan-statistika/


Kamis, 03 Mei 2018

Array


Pertemuan 9 ARRAY

Array atau sering disebut larik berguna untuk menyimpan sejumlah nilai atau data yang  memiliki tipe data yang sama.
Setiap data tersebut menempati lokasi atau alamat memori  yang berbeda-beda. Tiap nilai atau data dalam array disebut dengan elemen array.

Dimensi 1
Array perlu di deklarasikan terlebih dahulu.Cara mendeklarasikan array sama seperti mendeklarasikan variable yang lain,hanya saja di ikuti oleh suatu indeks yang menunjukan jumlah maksimum data yang disediakan.

Dimensi 2
Sama seperti array satu dimensi, pada array multidimensi dapat juga dilakukan proses inisialisasi nilai pada elemen-elemennya.

Soal Tugas 1


Output

SourceCode

#include <iostream>
#include <iomanip>

using namespace std;

int main()
{
 int A,B;

 string MONTH[4] [3] = {"JANUARY", "FEBRUARY", "MARCH", "APRIL","MAY", "JUNE", "JULY", "AUGUST", "SEPTEMBER", "OCTOBER", "NOVEMBER", "DECEMBER"};

 cout<<"        THE NAME OF MONTH     " <<endl;
 cout<<"               2018           " <<endl;
 cout<<"==============================" <<endl;

for (A=0; A<4; A++)
{
 for (B=0; B<3; B++)
 {
     cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10)<<MONTH[A][B];
 }
 cout<<endl;
}
cout<<"==============================" <<endl;

return 0;

}



Tugas 9.2

Output






















SourceCode

#include <iostream>
#include <iomanip>
#include <conio.h>

using namespace std;

int main()
{
 int A,B;

 string product[4];
 int sales[3] [3];

cout<<" INPUT PENJUALAN BARANG "<<endl;
 cout<<"----------------------------------"<<endl;

 for (A=1; A<=3; A++)
 {
    cout<<" Data Penjualan Ke-"<< A <<endl;

    cout<<" Nama Barang : ";cin>>product[A];
    cout<<"=================================="<<endl;
    for (B=1; B<=3; B++)
    {
       cout<<" Data Tahun 200"<< B <<endl;

       cout<<" Jumlah Penjualan : ";cin>>sales[A][B];
       cout<<"----------------------------------"<<endl;
    }
 cout<<endl<<endl;
 }

 cout<<"----------------------------------------------------" <<endl;
 cout<<" HASIL PENJUALAN BARANG " <<endl;
 cout<<"----------------------------------------------------" <<endl;
 cout<<" NO Nama Barang 2001 2002 2003 " <<endl;
 cout<<"----------------------------------------------------" <<endl;
 for(A=1;A<=3;A++)
 {
    cout<<" "<<setiosflags(ios::left)<<setw(6)<<A;
    for(B=1;B<=3;B++)
    {
      cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10);
      cout<<product[A];
      cout<<" ";
      for(B=1;B<=3;B++)
      {
         cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(10);
         cout<<sales[A][B];
         cout<<" ";
      }
    }
 cout<<endl;
 }
 cout<<"----------------------------------------------------" <<endl;
 getch( );

return 0;

}


Sekian Terimkasih

wassalammualaikum wr.wb 


sd

Kamis, 22 Maret 2018

Perulangan


Definisi



  • Struktur pengulangan dimaksudkan untuk melakukan proses pengulangan dari beberapa instruksi     dalam sejumlah pengulangan tertentu
Jumlah pengulangan dapat ditentukan sebelum atau ditentukan dalam proses pelaksanaan pengulangan.


tiga macam algoritma pengulangan dalam bahasa C++ yaitu :

  1. FOR
Digunakan untuk menghasilkan pengulangan(looping) beberapa kali tanpa penggunaan kondisi apapun.


2. WHILE
      Bentuk perulangan yang akan dilakukan selama kondisi yang diminta terpenuhi atau bernilai benar.
3. DO . . WHILE
Bentuk perulangan dimana pernyataan akan diulang dengan memeriksa kondisi terlebih dahulu.

Source Code do..while

Output




Source Code While



Output




PROGRAM menghitung 10 deret bilangan ganjil 1+3+5+7+9+11+13+15+17+19=100


SOURCE CODE :


Output






Percabangan





Definisi Singkat tentang percabangan





Contoh Soal







Source Code :









Hasil dari code di atas




Nama : Miftahul Riziq
             TI-17B
             2017310072



*****Terima Kasih Semoga Bermanfaat*****





Minggu, 18 Maret 2018

Selasa, 06 Maret 2018

Operator


Definisi
Operator merupakan simbol atau  karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan 
 sesuatu dalam operasi atau manipulasi seperti penjumlahan,pengurangan dll.

Tiga Sifat Operator 

1. Unary   : Hanya melibatkan sebuah operand pada suatu operasi aritmatik
                   Contoh : -5

2. Binary  : Melibatkan dua buah operand pada suatu operasi aritmatik 
                   Contoh : 2+7

3. Ternary : Melibatkan tiga buah operand pada suatu operasi aritmatik
                   Contoh : ( 10 * 5 )

Tabel Hierarki operator aritmatika 


Jenis-Jenis operator :

1. Assignment Operator / Operator Penugasan 
2. Arithmetic Operator / Operator Aritmatika
3. Logical Operator / Operator Logika / Boolean Operator
4. Comparison Operator / Operator Pembanding.

dan dibawah ini adalah hasil pengerjaan tugas yang di berikan oleh dosen saya.

Latihan 1

 Source Code :
setelah itu  tekan tombol F9 untuk menjalankan program tsb.

Output :


Latihan 2

Source Code :

Output :


Latihan 3a

Source Code :


Output :


Latihan 3b

Source Code :

Output :

Latihan 4

Souce Code :

Output :

Latihan 5

Source Code :

Output :


Latihan 6

Source Code :


Output :


Terimakasih semoga bermanfaat bagi pembaca dan terutama bagi diri saya pribadi

wassalamualaikum :)